STUDI KELAYAKAN PROPOSAL SISTEM
STUDI KELAYAKAN PROPOSAL SISTEM
Analisa Perancangan Sistem Informasi
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
ANALISIS KELAYAKAN DAN PROPOSAL SISTEM
Dalam dunia bisnis saat ini, tampak semakin jelas bahwa analis harus belajar untuk berfikir seperti halnya manajer bisnis. Aplikasi computer dikembangkan pada tahap record. Lebih dari pada sebelumnya, manajemen mengharapkan sistem informasi menghasilkan manfaat lebih. Informasi adalah modal utama yang harus ditetapkan, sebagaimana halnya pemasaran harus menetapkan produk baru dan bagian produksi menetapkan gedung atau peralatan baru. Analis sistem semakin diharapkan untuk membantu menjawab pertanyaan berikut:
- Apakah investasi akan menghasilkan keuntungan?
- Apakah ada investasi lain yang menghasilkan lebih besar daripada pengeluaran?
ANALISIS KELAYAKAN-PENDEKATAN CREEPING COMMITMENT
Kelayakan adalah: ukuran akan seberapa menguntungkan atau seberapa praktis pengembangan sistem informasi terhadap organisasi. Kelayakan analis atau analisis kelayakan adalah proses pengukuran kelayakan. Kelayakan sebaiknya diukur di sepanjang siklus hidup. Lingkup dan kompleksitas proyek yang tampaknya dapat dikerjakan dengan mudah, dapat berubah setelah persoalan dan kesempatan awal dianalisis secara lengkap atau setelah sistem di desain. Jadi, proyek yang layak dikerjakan di satu titik dapat menjadi tidak layak pada saat selanjutnya.
Gambar diatas menunjukkan titik periksa kelayakan selama fase analisis sistem pada siklus hidup kita. Titik periksa tersebut ditampilkan dengan bentuk berlian. Berlian tersebut mengindikasikan bahwa penilaian ulang kelayakan dan tinjauan manajemen sebaiknya dilakukan pada akhir fase sebelumnya (sebelum fase berikutnya). Proyek dapat dibatalkan atau direvisi pada setiap titik periksa, dengan mengabaikan sumber daya yang telah digunakan.
Ide untuk pembatalan proyek seringkali sulit untuk dilakukan. Biasanya untuk melakukan pembenaran dilakukan dengan cara melanjutkan proyek berdasarkan waktu dan uang yang telah dipergunakan. Namun dalam prinsip dasar manajemen adalah jangan pernah menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang merugikan. Memutuskan untuk membatalkan tidak berarti menganggap biaya yang telah dikeluarkan tidak penting. Biaya pada akhirnya harus direkoveri jika investasi tersebut dianggap berhasil.
ANALISIS SISTEM-TITIK PERIKSA DEFINISI LINGKUP
Analisis kelayakan pertama dilakukan pada fase definisi lingkup. Pada tahap awal proyek, kelayakan tidak lebih dari pengukuran tingkat kepentingan persoalan dan perkiraan bagian pertama dari biaya pengembangan. Secara realistis, kelayakan tidak dapat diukur secara akurat, sampai persoalan dan persyaratan difahami dengan lebih baik. Setelah memperkirakan keuntungan penyelesaian persoalan dan kesempatan, analis memperkirakan biaya pengembangan sistem sebesar 50 sampai 100 persen.
ANALISIS SISTEM - TITIK PERIKSA ANALISIS MASALAH
Titik periksa selanjutnya terjadi setelah studi dan analisis persoalan yang lebih detail pada sistem terbaru. Analis dapat membuat perkiraan yang lebih baik tentang biaya pengembangan dan keuntungan yang akan diperoleh dari sistem baru. Nilai minimum pemecahan masalah setara dengan biaya persoalan tersebut. Diharapkan sistem yang lebih baik akaan dapat melakukan hal yang lebih baik daripada itu. Akan tetapi sistem tersebut harus mengembalikan nilai minimum ini.
Biaya pengembangan pada titik ini hanyalah angka perkiraan. Analis belum mendefinisikan seluruh persyaratan pengguna atau menetapkan solusi desain untuk persyaratan tersebut. Jika biaya yang diperkirakan meningkat secara signifikan dari fase penyelidikan awal ke fase analisis persoalan, aka kemungkinan penyebabnya adalah lingkup. Lingkup memiliki kecenderungan untuk meningkat dalam banyak proyek.
DESAIN SISTEM-TITIK PERIKSA ANALISIS KEPUTUSAN
Fase analisis keputusan menyatakan aktifitas analisis kelayakan utaman karena fase tersebut memetakan salah satu dari banyak kemungkinan implementasi sebagai target untuk desain sistem. Persoalan dan persyaratan sebaiknya dikenali mulai sekarang. Selama fase analisis keputusan, solusi alternative didefinisikan dalam konteks metode input/output, metode penyimpanan data, persyaratan perangkat keras dan lunak, metode pengolahan, dan implikasi orangnya.
Daftar berikut menyatakan rentang pilihan umum yang dapat dievaluasi oleh analis:
- Membiarkan sistem yang sudah ada.
- Atur kembali proses bisnis (manual), bukan proses yang berbasis computer.
- Meningkatkan proses computer yang telah ada.
- Membeli aplikasi terpaket.
- Mendesain dan membangun sistem berbasis computer yang baru.
Sesudah menentukan pilihan-pilihan ini, masing-masing dianalisis untuk mengetahui kelayakan operasional, teknis, jadwal, dan ekonomisnya. Suatu alternative direkomendasikan pada pemilik sistem untuk mendapat persetujuan dan sebagai desain umum dan detail.
EMPAT PENGUJIAN KELAYAKAN
Sebagian besar analis setuju bahwa ada empat kategori pengujian kelayakan:
- Operational feasibility/kelayakan operasional adalah ukuran sebaik apa solusi tersebut akan bekerja dalam organisasi. Juga ukuran pendapat orang tentang sistem atau proyek tersebut.
- Technical feasibility/kelayakan teknis adalah ukuran kepraktisan solusi teknis tertentu dan kesediaan sumber dan pakar teknis.
- Schedule feasibility/kelayakan jadwal adalah ukuran kelayakan daftar pelaksanaan proyek tersebut.
- Economic feasibility/kelayakan ekonomis adalah ukuran efektivitas biaya sebuah proyek atau solusinya.
Kriteria kelayakan teknis dan operasional mengukur kelayakan persoalan atau solusinya. Kelayakan operasional adalah people-oriented sedangkan kelayakan teknis adalah computer-oriented
KELAYAKAN OPERASIONAL
Ada dua aspek kelayakan operasional yang harus dipertimbangkan, yaitu:
- Apakah masalah itu cukup berharga untuk diselesaikan, atau akankah solusi itu bermanfaat untuk menyelesaikan suatu masalah?
- Bagaimana pendapat pengguna akhir dari manajemen mengenai maslaah (solusi) itu?
APAKAH MASALAH ITU CUKUP BERHARGA UNTUK DISELESAIKAN, ATAU AKANKAH SOLUSI ITU BERMANFAAT UNTUK MENYELESAIKAN SUATU MASALAH?
PIECES dapat digunakan sebagai dasar analisis tingkat kepentingan suatu masalah atau efektivitas suatu solusi. Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang ditujukan pada persoalan ini:
- Performance (Apakah sistem itu menyediakan throughput dan waktu respon yang cukup)
- Information (Apakah sistem menyediakan informasi terhormat yang tepat waktu, saling berkaitan, akurat, dan berguna bagi pengguna akhir dan manajer)
- Economy (Apakah sistem itu menawarkan tingkat dan kapasitas pelayanan yang memadai untuk mengurangi biaya bisnis atau meningkatkan keuntungan bisnis)
- Control (Apakah sistem itu menawarkan control yang memadai untuk mengatasi penipuan dan penggelapan dan untuk menjamin keakuratan dan keamanan data dan informasi
- Efficiency (Apakah sistem itu menggunakan secara maksimum sumber yang tersedia termasuk orang, waktu, aliran form, meminimalkan penundaan proses, dan semacamnya?)
- Services (Apakah sistem itu menyediakan layanan yang diinginkan dan andal pada siapa saja yang menginginkannya? Apakah sistem itu fleksibel dan dapat dikembangkan?)
BAGAIMANA PENDAPAT PENGGUNA AKHIR DARI MANAJEMEN MENGENAI MASALAH (SOLUSI) ITU?
Sangat penting untuk tidak hanya mengevaluasi apakah sistem itu dapaat bekerja tetapi juga mengevaluasi apakah sistem itu akan bekerja. Solusi yang dapat dikerjakan mungkin bisa gagal karena adanya perlawanan pengguna akhir atau manajemen. Pertanyaan berikut ditujukan pada hal tersebut:
- Apakah manajemen mendukung sistem tersebut?
- Bagaimana pendapat pengguna akhir tentang peranannya dalam sistem yang baru?
- Pengguna akhir atau manajer bagaimana yang menentang atau tidak bersedia menggunakan sistem tersebut?
- Bagaimana perubahan lingkungan kerja pengguna akhir? Dapatkah atau akankah pengguna akhir dan manajemen menyesuaikan diri dengan perubahan itu?
Pada dasarnya, pertanyaan ini ditujukan pada penerimaan politis terhadap penyelesaian persoalan atau solusinya.
ANALISIS KEGUNAAN
Dalam menentukan kelayakan operasional pada tahap siklus hidup selanjutnya, usability analys/analisis kegunaan sering dilakukan dengan prototype sistem yang dapat bekerja dari sistem yang diajukan. Ini merupakan pengujian antar muka pengguna sistem.
Ada tujuan atau kriteria tertentu yang disepakati para pakar untuk mengukur kegunaan antar muka, antar lain :
- Kemudahan untuk dipelajari berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melatih seseorang agar dapat bekerja pada level yang diinginkan.
- Kemudahan untuk digunakan seberapa mudah seorang pengguna dapat melakukan suatu aktifitas dengan cepat dan akurat.
- Kepuasan seberapa puas seorang pengguna terhadap suatu antarmuka dan apakah pengguna lebih menyukai nya dari pada tipe yang telah ada.
KELAYAKAN TEKNIS
Saat ini, sangat sedikit hal yang secara teknis tidak mungkin. Akibatnya, kelayakan teknis mengarah pada hal yang praktis dan masuk akal. Kelayakan teknis ditujukan pada tiga maslaah pokok.
- Apakah teknologi atau solusi yag diajukan cukup praktis?
- Apakah saat ini kita telah mempunyai teknologi yang memadai?
- Apakah kita mempunyai pakar teknis yang memadai?
APAKAH TEKNOLOGI ATAU SOLUSI YANG DIAJUKAN CUKUP PRAKTIS?
Teknologi untuk tiap solusi yang terdefinisi biasanya tersedia. Beberapa perusahaan suka menggunakan teknologi state-of-the-art, tetapi sebagian besar perusahaan lebih suka menggunakan teknologi yang matang dan teruji. Teknologi yang matang memiliki dasar pengguna yang lebih besar sehingga kita dapat memperoleh nasihat yang berkaitan dengan persoalan dan peningkatan.
APAKAH SAAT INI KITA TELAH MEMPUNYAI TEKNOLOGI YANG MEMADAI?
Dengan mengansumsikan solusi pada teknologi yang yang diperlukan adalah praktis, maka kita selanjutnya harus bertanya pada diri kita, apakah teknologi ini tersedia pada toko sistem informasi kita? Jika teknologi itu tersedia, maka kita bertanya apakah kita memenuhi kapasitas yang diperlukan. Jika jawaban pada kedua pertanyaan tersebut tidak, maka selanjutnya kita harus bertanya pada diri kita, bisakah kita mendapatkan teknologi tersebut? Teknologi itu mungkin praktis dan tersedia dan kita membutuhkannya. Tetapi mungkin kita tidak mampu untuk menjangkaunya. Sekalipun argumentasi ini terbentur pada kelayakan ekonomis, hal ini sebenarnya merupakan kelayakan teknis. Jika kita tidak dapat menjangkau teknologi tersebut, maka alternative yang membutuhkan teknologi itu tidak praktis dan secara teknis tidak layak.
APAKAH KITA MEMPUNYAI PAKAR TEKNIS YANG MEMADAI?
Pertimbangan kelayakaan teknis ini sering dilupakan selama analisis kelayakan. Sekalipun sebuah perusahaan memiliki teknologinya, tidak berarti ia memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk mengaplikasikan teknologi itu secara tepat. Misalnya, sebuah perusahaan mungkin memiliki DBMS. Akan tetapi, analis dan programmer yang tersedia untuk proyek tersebut mungkin tidak cukup mengenal DBMS untuk dapat mengaplikasikannya dengan tepat. Kurva pembelajaran ini akan mempengaruhi kelayakan teknis suatu proyek, khususnya mempengaruhi jadwal.
KELAYAKAN JADWAL
Beberapa proyek diawali denga tenggat waktu yang spesifik. Sangat perlu untuk menentukan apakah tenggat waktu itu bersifat perintah atau keinginan. Jika tenggat waktu tersebut berdasar keinginan daripada perintah, maka analis dapat mengajuka jadwal alternative. Lebih baik (kecuali jika tenggat waktu sepenuhnya perintah) mengirimkan sistem informasi yang berfungsi dengan tepat dua bulan lebih lambat, dari pada mengirimkan tepat waktu sistem informasi yang tidak berguna yang penuh kesalahan. Melewati tenggat waktu merupakan hal yang problematis, namun mengembangkan sistem yang tidak memadai dapat menjadi malapetaka. Ini merupakan pilihan maana yang lebih baik dari dua hal yang buruk.
KELAYAKAN EKONOMIS
Hal mendasar dalam banyak proyek adalah kelayakan ekonomis. Selama fase awal proyek, analisis kelayakan ekonomis hanyalah menentukan apakah manfaat yang diperoleh dari menyelesaikan persoalan tersebut cukup berharga. Biaya secara praktis tidak mungkin diperkirakan pada tahap itu, karna persyaratan pengguna akhir dan solusi teknis alternative belum diidentifikasi. Akan tetapi, segera setelah persyaratan dan solusi spesifik diidentifikasi, analis dapat memperkirakan biaya dan keuntungan tiap alternative tersebut. Ini disebut analis cost-benefit.
TEKNIK ANALISIS COST BENEFIT
Kelayakan ekonomis telah didefinisikan sebagai analisis cost-benefit. Bagaimana biaya dan keuntungan diperkirakan? Bagaimana biaya dan keuntungan dibandingkan untuk menentukan kelayakan ekonomis? Subjek ini membahas tentang manajemen keuangan, analisis keputusan keuangan, ekonomi, dan analisis teknis.
BERAPA BANYAK BIAYA YANG DIBUTUHKAN SISTEM TERSEBUT?
Biaya dapat dibagi menjadi dua kategori. Ada biaya yang dihubungkan dengan pengembangkan sistem, dan ada biaya yang digabungkan dengan pengoperasian sistem. Biaya pertama dapat diperkirakan dari permulaan proyekdan seharusnya diperbaiki pada akhir tiap fase proyek. Biaya kedua dapat diperkirakan hanya sesudah solusi berbasis computer yang spesifik telah didefinisikan.
Biaya pengembangan sistem informasi dapat digolongkan menurut fase terjadinya. Biaya pengembangan sistem biasanya merupakan biaya satu kali, yang tidak akan berulang sesudah proyek selesai. Banyak organisasi memiliki kategori biaya standar yang harus dievaluasi. Jika kategori tersebut tidak tersedia, maka daftar berikut ini bisa membantu:
- Biaya personil gaji analis sistem, programmer, konsultan, personil entri data, operator computer, sekretaris, dan semacamnya.
- Penggunaan computer pemrograman, pengujian, konversi, word processing, pemeliharaaan kamus proyek, dan semacamnya.
- Pelatihan jika personil computer atau pengguna akhir harus dilatih, maka pelatihan memerlukan pengeluaran.
- Biaya persediaa, duplikasi, dan perlengkapan.
- Biaya tiap peralatan dan perangkat lunak computer baru.
Biaya operasi sistem sepanjang sistem tersebut berfungsi dapat digolongkan sebagai biaya tetap dan biaya tidak tetap.
Fixed Cost/biaya tetap terjadi pada jarak waktu teratur tetapi pada tarif yang relative tetap. Contoh biaya operasi tetap antara lain:
- Pembayaran sewa dan pembayaran lisensi perangkat lunak.
- Gaji rata-rata operator sistem operasi dan personil pendukung.
Variable Cost/biaya variable terjadi sesuai dengan porsi beberapa factor kegunaan. Contoh nya antara lain:
- Biaya pemakaian computer
- Persedian
- Biaya overhead rata-rata
APA MANFAAT YANG DISEDIAKAN SISTEM?
Tangible Benefit/Keuntungan Nyata adalah keuntungan yang dapat dengan mudah diukur. Keuntungan nyata biasanya diukur dalam konteks penyimpanan bulanan atau tahunan atau berdasarkan profit bagi perusahaan. Sebagai kemungkinan lain, keuntungan nyata dapat diukur dalam konteks penghematan atau profit unit biaya.
Intangible Benefit/Keuntungan Tidak Nyata adalah keuntungan yang sulit atau tidak mungkin diukur. Kecuali jika keuntungan ini merupakan yang paling sedikit diidentifikasi, maka mungkin banyak proyek akan menjadi tidak layak. Jika keuntungan tidak dapat diukur, maka sangat sulit untuk menerima validitas analisis cost-benefit yang didasarkan pada data yang tidak lengkap. Beberapa analis memperdebatkan eksistensi keuntungan tak nyata ini. Mereka memperdebatkan bahwa semua keuntungan dapat diukur; beberapa keuntungan lebih sulit diukur dari pada yang lainnya. Contoh dari keuntungan tidak nyata adalah peningkatan niat baik pelanggan.
APAKAH SISTEM YANG DIUSULKAN COST-EFFECTIVE?
Ada tiga teknik popular untuk memperkirakan kelayakan ekonomis, disebut juga cost-effectiveness: analisis payback, return on investment, dan net present value.
Pilihan teknis seharusnya mempertimbangkan audiens yang akan menggunakannya. Sebenarnya, semua manajer yang telah menjalani pendidikan sekolah bisnis sangat mengenal ketiga teknik tersebut. Sebuah konsep yang seharusnya dapat diaplikasikan pada tiap teknik tersebut adalah penyesuaian biaya dan keuntungan untuk merefleksikan nilai waktu terhadap uang.
NILAI WAKTU TERHADAP UANG
Sebuah konsep yang digunakan oleh ketiga teknik tersebut adalaah nilai waktu terhadap uang. Satu dolar saat ini bernilai lebih dari satu dolar pada satu tahun mendatang. Anda dapat menanamkan dolar saat ini, dan dengan bunga yang ters meningkat, anda akan memiliki lebih dari satu dolar setahun mendatang.
Beberapa biaya sistem akan berkembang sesudah implementasi. Selain itu, semua keuntungan sistem baru akan berkembang di masa depan. Sebelum analisis cost- benefit, biaya tersebut harus dikonversi ke nilai dolar saat ini.
Misalkan kita akan merealisasikan keuntungan $20.000 dua tahun mendatang. Berapakah nilai dolar saat ini untuk keuntungan $20.000 itu? Jika return on investments saat ini sekitar 10 % maka investasi $16.528 saat ini akan kembali pada kita $20.000 dalam dua tahun.
Karena suatu proyek lebih sering dibandingkan dengan proyeek lain yang memiliki waktu hidup berbeda, maka teknik analisis time-value telah menjadi metode cost-benefit yang lebih disukai bagi sebagian besar manajer. Dengan biaya dan keuntungan time-adjusting, anda dapat meningkatkan teknik cost-benefit berikut.
PAYBACK ANALYS
Payback analys merupakan metode yang sederhana dan popular dalam menentukan bagaimana dan kapan sebuah investasi akan balik modal. Karena biaya pengembangan sistem telah ada jauh sebelum keuntungan mulai bertambah, maka akan membutuhkan waktu lama bagi keuntungan untuk melampaui biaya. Sesudah implementasi, anda akan mengeluarkan ongkos operasi tambahan yang harus diperoleh kembali.
Payback analys menentukan berapa banyak waktu yang diperlukan sebelum keuntungan yang meningkat dan berkelanjutan. Periode waktu itu disebut payback period.
Pada gambar diatas kita melihat sebuah sistem informasi yang akan dikembangkan dengan biaya $418.040. biaya operasi bersih yang diperkirakan untuk tiap enam tahun mendatang juga ditunjukkan dalam table. Juga ditunjukkan keuntungan bersih yang diperkirakan selama enam tahun operasi yang sama. Berapa payback period-nya?
Pertama, kita menentukan biaya dan keuntungan untuk nilai waktu terhadap uang (yaitu, menetapkan nilai tersebut ke nilai dolar saat ini). Dengan cara: nilai dolar saat ini pada tahun n tergantung pada discount rate. Discount rate adalah presentase serupa dengan tingkat suku bunga yang anda peroleh pada tabungan anda. Pada banyak kasus discount rate untuk bisnis adalah opportunity cost untuk menanamkan modal pada proyek lain, termasuk kemungkinan berinvestasi di pasar saham, dll. Kemungkinan lain, discount rate dapat menggambarkan apa yang dianggap oleh perusahaan sebagai return on investment yang dapat diterima.
Misalkan discount rate untuk perusahaan contoh kita adalah 12 persen. Nilai saat ini disebut present value, untuk dolar di masa mendatang dapat dihitung dengan rumus berikut:
PVn=1/(1+i)n
PVn merupakan present value $1.00 n tahun dari saat ini dan I adalah discount rate. Oleh karena itu, present value dolar dua tahun dari sekarang adalah:
PV2=1/(1+0,12)2=0.797
Pada gambar sebelumnya, perhatikan bahwa kita telah menetapkan semua biaya dan keuntungan pada contoh ke present value. Perhatikan pula bahwa discount rate pada tahun 0 adalah 1.000. present value dolar oada tahun 0 adalah $1. Dengan kata lain, jika anda memiliki satu dolar saat ini, maka dolar tersebut bernilai tepat $1.
Perhatikan biaya dan keuntungan seumur hidup kumulatif. Biaya seumur hidup secara berangsur-angsur meningkat dalam periode 6 tahun karena muncul biaya operasi. Tetapi perhatikan juga keuntungan seumur hidup bertambaah pada tingkat yang lebih cepat. Keuntungan seumur hidup akan melampaui biaya seumur hidup antara tahun 3 dan 4. Dengan membuat grafik membuat biaya dan keuntungan time-adjusted seumur hidup kumulatif, kita dapat memperkirakan bahwa break-even point akan menjadi kira-kira 3,5 tahun sesudah sistem mulai dioperasikan.
Perlu diperhatikan bahwa anda dapat melakukan payback analysis tanpa melakukan time-adjusting pada biaya dan keuntungan. Hasilnya adalah 2,8 tahun payback yang tampak lebih menarik dari pada 3,5 tahun yang kita hitung.
ANALISIS RETURN-ON-INVESTMENT
Teknik analisis return-on-investment (ROI) membandingkan keuntungan seumur hidup pada solusi atau proyek otomatis. ROI untuk solusi atau proyek adalah tingkat prosentase yang mengukur hubungan antara jumlah yang di dapat kembali bisnis tersebut dari sebuah investasi dan jumlah yang diinvestasikan. ROI seumur hidup untuk solusi atau proyek potensial dihitung sbb:
ROI Seumur hidup=(Keuntungan seumur hidup terestimasi-Biaya seumur hidup terestimasi)/Biaya seumur hidup terestimasi
Solusi yang menawarkan ROI tertinggi merupakan solusi yang terbaik. Akan tetapi sebagaimana halnya dengan analisis payback, bisnis dapat menetapkan ROI minimum yang dapat diterima untuk semua investasi. Jika tidak ada solusi alternative yang memenuhi standar minimum maka tidak ada alternative yang layak secara ekonomis. Sebagaimana analisis payback, kita dapat menghitung ROI tanpa melakukan time-adjusting.
NET PRESENT VALUE
Net Present Value pada alernatif investasi dianggap sebagai teknik cost-benefit yang lebih disukai oleh banyak manager terutama yang telah menjalani pendidikan sekolah bisnis. Pada awalnya pebisnis menentukan biaya dan keuntungan tiap tahun pada umur-hidup sistem. Pebisnis juga perlu menetapkan semua biaya dan keuntungan ke nilai dolar.
Gambar diatas mengilustrasikan teknik net present value. Biaya digambarkan sebagai aliran kas negative, sedangkan keuntungan digambarkan dengan aliran kas positif. Kitaa telah menetapkan semua biaya dan keuntungan pada contoh kita ke present value. Perlu diingat lagi bahwa discount rate pada tahun 0 adalah 1.000 atau $1.
Sesudah memotong semua biaya dan keuntungan, kurangi jumlah biaya yang telah dipotong dengan jumlah yang telah dipotong untuk menentukan net present value. Jika hasilnya positif, maka investasi tersebut bagus. Jika negtif, maka investasi tersebut buruk. Pada saat membandingkan banyak solusi ataau proyek, maka satu pilihan dengan net present value positif tertinggi adalah investasi terbaik. Hal ini daapat dilakukan bahkan jika alternative tersebut memiliki umur-hidup berbeda.
ANALISIS KELAYAKAN SISTEM KANDIDAT
Selama fase analisis keputusan dalam analisis sistem, analisis sistem mengidentifikasikan solusi sistem kandidat kemudian menganalisis solusi itu untuk mengetahui kelayakannya. Kita telah membahas kriteria dan teknik analisis. Pada bagian ini, kita mengevaluasi sepasang teknik dokumentasi yang dapat sangat meningkatkan perbandingan dan perbedaan solusi sistem kandidat. Keduanya menggunakan format matriks. Kegunaan matriks ini adalah untuk menggambarkan kandidat dan rekomendasi pada manajemen.
MATRIKS SISTEM KANDIDAT
Matriks pertama memungkinkan kita membandingkan sistem kandidat pada basis beberapa karakteristik. Candidate Systems Matrix atau Matriks Sistem Kandidat mendokumentasikan kemiripan dan perbedaan antara sistem kandidat; akan tetapi tidak menawarkan analisis.
Kolom matriks menggambarkan solusi kandidat. Analis yang berpengalaman selalu mempertimbangkan banyak pilihan implementasi. Paling tidak satu diantara pilihan tersebut adalah sistem yang sudah ada karena berfungsi sebagai dasar untuk membandingkan alternative tersebut.
Baris pada matriks menggambarkan karakteristik yang membedakan kandidat. Untuk memenuhi kebutuhan buku ini, kita mendasarkan beberapa karakteristik pada blok pembangun sistem informasi.
Pembagian nya adalah sebagai berikut:
- Stakeholder mengidentifikasi bagaimana sistem berinteraksi dengan orang lain dan sistem yang lain
- Pengetahuan mengidentifikasi bagaimana penyimpanan data akan diimplementasikan dan bagaimana output akan dihasilkan.
- Proses mengidentifikasi bagaimana proses bisnis manual akan dimodifikasi, bagaimana proses computer akan diimplementasikan. Untuk selanjutnya, kita memiliki sejumlah pilihan, termasuk proses online versus batch dan perangkat lunak terpaket versus built-in-house.
- Komunikasi mengidentifikasi bagaimana proses dan data akan disalurkan. Kita dapat mempertimbaangkan beberapa alternative misalnya, solusi sentralisasi versus desentralisasi versus terdistribusi versus kerjasama (client/server).
TEMPLATE MATRIKS SISTEM KANDIDAT